Melakukan perawatan kolam renang secara mandiri merupakan cara terbaik untuk menjaga kualitas air tetap sehat sekaligus memperpanjang umur peralatan Anda. Dengan mengikuti panduan rutin, Anda bisa mencegah timbulnya lumut atau kerusakan mesin yang berbiaya mahal. Simak checklist perawatan mingguan dan bulanan berikut ini agar kolam renang Anda selalu siap pakai kapan saja.
Cek Kualitas Air Secara Rutin Setiap Minggu
Anda harus mengukur kadar pH pada rentang $7.2$ hingga $7.6$ serta klorin antara $1$ hingga $3 \text{ ppm}$ minimal satu kali seminggu. Gunakanlah test strip yang praktis untuk memantau keseimbangan kimia air secara cepat dan akurat. Selanjutnya, segera tambahkan soda ash jika pH terlalu rendah agar air tetap biru bening tanpa menimbulkan bau kimia yang menyengat.
Bersihkan Skimmer dan Lakukan Vacuum Dasar
Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan dedaunan atau serangga yang terapung di skimmer setiap pagi agar tidak membusuk di dalam air. Selain itu, Anda perlu melakukan vacuum pada dasar kolam selama 15 menit untuk mengangkat endapan debu dan kotoran halus. Fokuslah pada sudut-sudut mati kolam menggunakan sikat teleskopik lembut guna mencegah pertumbuhan lumut sebelum menjadi tebal.
Lakukan Backwash pada Filter Pasir Seminggu Sekali
Anda wajib memutar valve filter ke posisi backwash selama dua menit, lalu lanjutkan ke posisi rinse selama satu menit setiap akhir pekan. Proses ini sangat penting untuk membuang kotoran yang terjebak di dalam media pasir agar sirkulasi air kembali lancar. Akibatnya, tekanan pada pressure gauge akan kembali normal pada angka $0.5 \text{ bar}$ sehingga pompa bisa bekerja lebih ringan.
Sikat Dinding dan Area Garis Air Secara Teliti
Gunakanlah sikat nilon khusus untuk menyikat ubin dinding kolam selama sepuluh menit, terutama pada bagian garis batas air. Area ini seringkali menjadi tempat menempelnya sisa minyak dan lumut yang bisa membentuk noda hitam permanen jika Anda biarkan terlalu lama. Oleh karena itu, lakukan pembersihan ini secara konsisten agar ubin kolam Anda selalu tampak mengkilap seperti baru.
Periksa Kinerja Pompa dan Level Air Kolam
Pastikan suara mesin pompa terdengar normal tanpa adanya getaran atau suara bising yang mencurigakan saat beroperasi. Selain itu, periksalah level air agar selalu berada pada posisi setengah lubang skimmer guna menjamin sirkulasi berjalan optimal. Terlebih lagi, tutup kolam Anda menggunakan cover bubble pada malam hari untuk mengurangi penguapan hingga 90% di iklim tropis.
Lakukan Penggantian Air dan Shock Bulanan
Setiap satu bulan sekali, buanglah sekitar 10% volume air kolam ke saluran pembuangan lalu isi kembali dengan air bersih yang segar. Selanjutnya, lakukan teknik shock klorin dengan dosis tiga kali lipat pada malam hari untuk membunuh sisa bakteri yang terakumulasi. Langkah ini akan meriset kadar mineral dalam air sehingga kolam terasa lebih segar tanpa adanya endapan sisa kaporit.
Periksa Kondisi Multiport Valve dan Seal
Anda perlu membuka bagian multiport valve untuk mengecek kondisi O-ring seal serta memberikan pelumas khusus jika kondisinya mulai kering. Pastikan semua posisi katup berfungsi dengan baik dan tidak ada kebocoran air pada sambungan pipa filtrasi. Dengan melakukan pengecekan mendalam ini, sistem filtrasi kolam Anda akan tetap awet hingga sepuluh tahun tanpa perlu sering memanggil teknisi profesional.
