Biaya operasional kolam renang seringkali membuat pusing para pemilik rumah. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara cerdas untuk menekan pengeluaran tersebut. Artikel ini akan membahas 7 cara menghemat biaya operasional kolam renang tanpa sedikit pun mengurangi kualitas air dan kenyamanan Anda.
Gunakan Pompa Variabel Speed
Pompa dengan kecepatan variabel mampu menghemat konsumsi listrik Anda hingga 80% jika kita bandingkan dengan pompa biasa. Anda bisa mengatur kecepatan rendah pada malam hari dan meningkatkan kecepatannya hanya saat sedang berenang. Dengan demikian, tagihan bulanan Anda bisa turun hingga Rp 500 ribu tanpa mengganggu sistem sirkulasi air yang tetap jernih.
Pasang Cover Kolam Setiap Malam
Menggunakan penutup kolam secara rutin dapat mengurangi penguapan air hingga 90% sekaligus menjaga suhu air tetap stabil. Selain menghemat biaya pemanas sekitar Rp 300 ribu per bulan, langkah ini juga menjaga kebersihan kolam dari debu. Terlebih lagi, cover solar bubble bahkan bisa memanaskan air secara gratis dengan memanfaatkan energi sinar matahari.
Optimalkan Penggunaan Kimia Air
Lakukan pengetesan kadar pH dan klorin secara mandiri setiap minggu menggunakan alat tes yang harganya sangat terjangkau. Gunakanlah dosis obat kimia yang tepat sesuai dengan hasil tes tersebut agar Anda bisa menghemat biaya hingga Rp 400 ribu sebulan. Selanjutnya, gunakan stabilizer klorin untuk memperpanjang efek kebersihan air tanpa perlu melakukan over-treatment.
Gunakan Lampu LED Hemat Energi
Gantilah lampu kolam lama Anda dengan lampu LED 12V low voltage yang hanya mengonsumsi daya sekitar 10W per unit. Walaupun daya listriknya kecil, lampu ini tetap mampu memberikan cahaya yang terang benderang dan suasana mewah. Pasanglah timer otomatis agar lampu hanya menyala 6 jam setiap malam guna menghemat pengeluaran listrik secara rutin.
Atur Sirkulasi Air dengan Timer
Anda cukup mengatur timer agar pompa kolam hanya berjalan selama 8 hingga 10 jam setiap hari untuk menjaga kualitas air. Durasi ini sudah sangat memadai untuk kondisi iklim tropis di Indonesia yang cenderung lembap. Selain itu, Anda bisa menambahkan sensor otomatis yang akan menghemat tenaga pembersihan manual sekaligus menekan biaya operasional lainnya.
Pilih Filter Kartrid yang Bisa Dicuci Ulang
Filter kartrid merupakan pilihan tepat sebagai pengganti sand filter karena Anda bisa mencucinya berkali-kali secara mandiri. Cukup rendam filter dengan cairan cuka seminggu sekali agar aliran air kembali optimal dan bersih total. Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi membeli pasir filter baru yang mahal setiap dua tahun sekali.
Manfaatkan Panel Surya Mini
Memasang panel surya mini untuk menyuplai energi pompa dan lampu merupakan bentuk investasi masa depan yang sangat cerdas. Anda bisa menghemat tagihan listrik PLN hingga Rp 1 juta setiap bulan sehingga modal awal akan kembali dalam waktu dua tahun. Terlebih lagi, sistem hybrid menjamin kolam tetap beroperasi normal meskipun cuaca sedang mendung atau musim hujan.
